jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Kadin Jawa Timur masa bakti 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (1/2).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan peran dunia usaha Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam sambutannya, Anindya menekankan pentingnya konsep Indonesia Incorporated yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai semangat gotong royong dunia usaha nasional.
“Jadi, bukan saja maju, tetapi maju bersama. Bukan hanya yang besar menjadi besar, tetapi yang menengah menjadi besar, kecil jadi menengah, dan UMKM terus maju,” kata Anindya.
Menurut Anindya, implementasi Indonesia Incorporated paling nyata terlihat di Jawa Timur yang selama ini menjadi basis industri manufaktur dan agroindustri nasional.
Dia menegaskan industrialisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi.
“Sekitar 30 persen PDRB Jawa Timur ditopang oleh sektor industri pengolahan yang didukung perdagangan dan pertanian berskala besar,” ujarnya.
Anindya juga menyoroti kekuatan UMKM Jawa Timur yang mencakup sekitar 99 persen unit usaha, mulai dari sektor makanan dan minuman, tekstil, alas kaki, hingga perikanan.
















































