jabar.jpnn.com, BOGOR - Masalah biaya pendidikan masih menjadi tantangan utama bagi banyak calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Menjawab kegelisahan tersebut, IPB University menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah akibat kendala ekonomi.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, sebagai bentuk jaminan pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“IPB University menjamin bahwa tidak pernah ada kejadian drop out yang disebabkan oleh masalah keuangan, karena pintu beasiswa terbuka lebar dengan prioritas utama pada mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Dr Alim.
Ia menegaskan bahwa IPB University ingin menyampaikan pesan optimistis kepada masyarakat agar tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.
“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa semua bisa kuliah di IPB University. Jangan takut akan biaya, karena tersedia banyak beasiswa yang siap menopang kebutuhan studi mahasiswa. IPB University memiliki prinsip kuat bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena alasan biaya,” kata Dr Alim.
Komitmen tersebut didukung oleh realisasi penyaluran beasiswa yang signifikan. Berdasarkan rekapitulasi beasiswa tahun 2025, total dana beasiswa yang disalurkan IPB University mencapai Rp141,72 miliar.

















































