jateng.jpnn.com, BANDUNG - Persib Bandung mengalihkan fokus ke BRI Super League setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II.
Pelatih Persib Bojan Hodak meminta para pemain segera melupakan kegagalan di level Asia dan menatap sisa kompetisi domestik dengan konsentrasi penuh.
“Sekarang kami fokus di liga. Jika kami bermain seperti di babak pertama tadi, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang baik,” ujar Bojan, Kamis (19/2).
Pangeran Biru harus mengubur mimpi melaju ke perempat final setelah kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pada leg pertama, Persib tumbang telak 0-3. Sementara di leg kedua, mereka hanya mampu menang tipis 1-0, hasil yang tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Meski tersingkir, Bojan menilai performa timnya pada leg kedua cukup menjanjikan. Namun, situasi menjadi sulit setelah Persib harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Pelatih asal Kroasia itu meyakini peluang lolos sebenarnya terbuka jika pertandingan berjalan normal dengan komposisi 11 lawan 11.
Menurut Bojan, kegagalan Persib bukan semata karena hasil leg kedua, melainkan akibat performa buruk pada pertemuan pertama yang membuat posisi tim menjadi berat.
“Di leg pertama kami tidak bermain di level yang seharusnya. Itu yang membuat situasi menjadi sulit,” tegasnya.















































