Peternak Sapi di Jembrana Ikhlas, Dukung Lockdown Ternak Akibat LSD, tetapi

2 hours ago 19

Selasa, 20 Januari 2026 – 09:05 WIB

Peternak Sapi di Jembrana Ikhlas, Dukung Lockdown Ternak Akibat LSD, tetapi - JPNN.com Bali

Petugas Dinas Pertanian melakukan vaksinasi pada ternak sapi milik peternak. Foto: Humas Polsek Denpasar Selatan

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Distan Pangan Bali memutuskan melakukan lockdown, melarang lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar dan masuk Kabupaten Jembrana.

Keputusan itu diterima dengan lapang dada oleh peternak Jembrana yang terdampak penyebaran Lumpy skin Disease (LSD).

Tercatat 28 ekor sapi milik peternak Jembrana terpapar penyakit LSD.

Anggota DPRD Bali dari Daerah Pemilihan Jembrana I Gede Ghumi Asvatham mengatakan kebijakan lockdown ini berdampak ekonomi bagi peternak.

Namun, sejauh ini peternak sapi di Kabupaten Jembrana kooperatif, mengikuti arahan Distan Pangan Bali dan Kementerian Pertanian.

“Saya belum tahu kerugian secara pastinya ya, tetapi saya yakin pasti ada kerugian.

Saya berharap dengan kooperatifnya peternak dengan pemerintah, kasus LSD bisa ditangani dengan cepat.

Mereka (peternak) ingin juga cepat teratasi, tidak menyebar ke kabupaten lain,” ujar Gede Ghumi Asvatham dilansir dari Antara.

Distan Pangan Bali memutuskan melakukan lockdown, melarang lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar dan masuk Kabupaten Jembrana setelah LSD menyebar

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |