jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merespons insiden runtuhnya plafon di salah satu ruang kelas SMP Negeri 60 Surabaya. Pihaknya memastikan proses perbaikan segera dilakukan dan kegiatan belajar siswa tetap berjalan.
Plafon yang ambruk berada di lantai tiga gedung sekolah dan selama ini digunakan sebagai ruang belajar siswa kelas VIII.
“Tadi saya dapat laporan terakhir, ternyata hanya satu kelas, kalau dua kelas, ya enggak (dipindah),” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Rabu (28/1).
Eri menjelaskan siwa akan digabung sementara dengan kelas lain yang setara selama proses perbaikan berlangsung karena ruang kelas yang terdampak hanya satu.
“Kami gabungkan dengan kelas yang yang sama ya, (untuk siswa) kelas satu ya kelas satu, untuk dari jumlahnya yang akan diperbanyak, kami percepat untuk pembangunan,” ujarnya.
Di sisi lain, Eri mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) untuk segera melakukan penanganan di lokasi.
“Nanti teman-teman Cipta Karya saya minta turun. Ada satgas (satuan tugas) di sana, satgas itu harus langsung bisa memperbaiki,” jelasnya.
Pemkot Surabaya menargetkan perbaikan plafon ruang kelas tersebut dapat segera rampung agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal tanpa penggabungan kelas. (mcr12/jpnn)


















































