Polemik Pandji Pragiwaksono, Hasto Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Kebebasan Berpendapat

2 hours ago 17

Minggu, 18 Januari 2026 – 11:06 WIB

Polemik Pandji Pragiwaksono, Hasto Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Kebebasan Berpendapat - JPNN.com Jatim

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi polemik yang menyeret komika Pandji Pragiwaksono terkait sejumlah pernyataan yang dinilai menista beberapa pihak.

Hasto mengatakan PDI Perjuangan berkomitmen menjaga kewarasan demokrasi dengan membangun mekanisme checks and balances, termasuk dalam menyikapi kritik dan perbedaan pendapat.

“PDI Perjuangan itu Partai Demokrasi Indonesia. Kami menjaga kewarasan dalam demokrasi dengan membangun checks and balances,” ujar Hasto.

Menurut dia, penggunaan aparat penegak hukum secara berlebihan dapat menyentuh hak-hak fundamental warga negara yang dijamin konstitusi, seperti kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat.

“Ketika kebebasan berpendapat atau freedom of speech itu disentuh dengan pendekatan hukum yang berlebihan maka partai harus bersikap,” katanya.

Hasto mencontohkan kasus yang menimpa Pandji Pragiwaksono. Menurutnya, sejumlah tokoh dan lembaga telah menyampaikan pandangan bahwa apa yang disampaikan Pandji masih berada dalam ruang kebebasan yang dijamin konstitusi.

“Hal-hal seperti ini harus dilawan dengan ide, dengan gagasan. Gagasan harus dihadapi dengan gagasan. Itulah demokrasi yang sehat. Jangan kemudian digunakan pasal-pasal karet,” tuturnya.

Dia mengingatkan Presiden pertama RI Soekarno pernah menjadi korban pasal-pasal karet yang mengekang kebebasan berserikat dan berpendapat.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai polemik Pandji Pragiwaksono harus disikapi dengan adu gagasan, bukan kriminalisasi menggunakan pasal karet.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |