jpnn.com, KUPANG - Jasad yang ditemukan di perairan Pulau Komodo pada Selasa (6/1) kemarin merupakan salah satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar.
Kabid humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan kepastian itu disampaikan seusai dilakukan pemeriksaan forensik.
“Jadi, sudah dipastikan korban jenazah yang ditemukan kemarin itu adalah satu dari empat korban kapal tenggelam Putri Sakinah yang tenggelam Desember lalu,” katanya ketika dihubungi di Kupang, Rabu.
Selain dilakukan pemeriksaan oleh forensik, kata dia, tim DVI juga melakukan pembandingan data ante mortem dan post mortem oleh Tim DVI Polres Manggarai Barat bersama tim medis RSUD Komodo.
“Berdasarkan hasil identifikasi DVI, korban dipastikan berjenis kelamin laki-laki dan berusia 10 tahun, serta merupakan WNA asal Spanyol yang menjadi korban dalam laka (kecelakaan) laut KM Putri Sakinah,” tambah dia.
Kabid Humas menegaskan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko juga telah memberikan atensi penuh terhadap proses identifikasi korban, dengan menginstruksikan Tim DVI Polda NTT agar bekerja secara profesional, teliti, dan mengedepankan standar kemanusiaan internasional, mengingat korban merupakan anak dan WNA.
“Kapolda NTT memberikan atensi khusus kepada Tim DVI agar seluruh tahapan identifikasi dilakukan secara akurat, transparan, dan bertanggung jawab, demi memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ucap Henry Novika Chandra.
Dengan ditemukannya satu korban tersebut, lanjut dia, maka kini sudah terdapat tiga korban yang ditemukan dari empat korban yang dinyatakan tenggelam dan hilang sejak 26 Desember 2025 lalu.






















































