jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polisi mengungkap fakta baru di balik tewasnya MRY (24), pria asal Taman, Sidoarjo, yang ditemukan tak bernyawa di halaman sebuah kelab malam di Jalan Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya, Kamis (27/11).
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan membeberkan kronologi lengkap pembunuhan yang ternyata dilakukan oleh teman karib korban sendiri.
Menurut Luthfie, insiden itu bermula saat korban bersama para tersangka menggelar pesta minuman keras di sebuah indekos. Pesta kemudian berlanjut ke Ibiza Club.
“Mereka bertujuh, termasuk istri salah satu tersangka. Semuanya menikmati minuman hingga diduga mabuk,” ujar Luthfie, Senin (1/12).
Dalam kondisi mabuk, suasana mendadak kacau. Korban disebut saksi mulai mengamuk dan memukul-mukul meja hingga menyebabkan beberapa botol pecah berjatuhan ke lantai.
Salah satu tersangka yang merupakan teman dekat korban mencoba menenangkan. Namun upaya tersebut berubah petaka ketika tersangka justru menerima pukulan dari korban.
Dalam keadaan emosi dan dipengaruhi alkohol, tersangka kemudian mengambil pecahan botol minuman yang ada di dekatnya. Pecahan itu digunakan untuk menyerang korban secara membabi buta hingga korban akhirnya meninggal di lokasi.
“Setelah kejadian, pihak manajemen klub langsung menghubungi layanan 110. Petugas datang ke lokasi, melakukan olah TKP, dan mengamankan tersangka yang diketahui merupakan saudara angkat korban,” ungkap Luthfie.



















































