jatim.jpnn.com, GRESIK - Sat Samapta Polres Gresik membubarkan aksi balap liar yang meresahkan saat malam Ramdan, Sabtu (7/3) pulul 02.20 WIB. Polisi juga menangkap lima pemuda dan empat sepeda motor.
Kasat Samapta Polres Gresik AKP Satriyono menjelaskan pembubaran aksi itu merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat adanya aktivitas balap liar di wilayah Betoyo, Manyar.
"Anggota Raimas Kalammunyeng Sat Samapta Polres Gresik dengan sigap langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan," kata Satriyono, Minggu (8/3).
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati sejumlah pemuda yang diduga hendak melakukan aksi balap liar di jalanan. Beberapa dari mereka pun lari kocar kacir setelah mengetahui adanya petugas.
"Kegiatan tersebut tentunya sangat meresahkan masyarakat serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya," ujarnya.
Anggota Raimas Kalammunyeng langsung melakukan tindakan dengan mengamankan para pemuda yang berada di lokasi untuk mencegah terjadinya balap liar.
"Ada lima pemuda yang kami amankan saat berada di lokasi tersebut. Serta empat sepeda motor yang tidak sesuai spek juga kami tindak," ungkapnya.
Selanjutnya para pemuda tersebut dibawa ke Polres Gresik guna diberikan pembinaan, himbauan kamtibmas, serta tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

















































