jpnn.com, JAKARTA - Panggung perayaan HUT ke-81 RI yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampil harmonis dinilai berhasil membangun pesan positif bagi pemerintah.
Peneliti senior Citra Institute, Efriza menilai momen tersebut memperkuat citra kebersamaan dan stabilitas pemerintahan Prabowo.
“Panggung HUT ke-81 RI jika dicermati berhasil memberikan pesan dan kesan dalam komunikasi politik yang positif bagi pemerintah, karena menghadirkan citra kebersamaan, stabilitas, dan tidak adanya keretakan antara Prabowo, Jokowi, dan Gibran,” kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (20/8).
Menurut dia, kemunculan ketiga tokoh dalam satu panggung juga dapat memperkuat citra Prabowo sebagai presiden yang mengedepankan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan.
Momen tersebut bahkan dapat dipandang sebagai representasi nilai persatuan Indonesia.
Namun, pesan yang sama dapat ditafsirkan berbeda oleh kelompok masyarakat yang kritis terhadap Prabowo maupun Jokowi.
Bagi kelompok tersebut, visualisasi tersebut justru berpotensi menjadi blunder komunikasi politik karena dapat memperkuat persepsi mengenai masih kuatnya pengaruh keluarga Jokowi dalam pemerintahan Prabowo.
“Apalagi ketika Prabowo berada di tengah sementara Jokowi dan Gibran berada di kanan-kirinya, simbol visualnya menjadi sangat kuat dan mudah ditafsirkan untuk kepentingan kelompok pro Jokowi-Gibran bahwa Prabowo-Gibran dua periode mulai menguat,” ujarnya.






















































