Prajurit TNI Tewas Dalam Misi Perdamaian, Legislator Dorong Investigasi Transparan

3 weeks ago 24

Prajurit TNI Tewas Dalam Misi Perdamaian, Legislator Dorong Investigasi Transparan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyebut setiap bentuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian menjadi pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.

Hal tersebut dia sampaikan untuk merespons kabar tewasnya satu prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL PBB akibat serangan artileri Israel di Lebanon, Minggu (29/3).

Sukamta yakin Indonesia tidak akan diam dan bakal mendorong pengusutan kasus tewasnya satu prajurit TNI sesuai mekanisme internasional.

“Kami percaya negara akan mengambil langkah yang tepat dan terukur, mendorong proses investigasi yang transparan, serta memastikan bahwa kejadian ini ditindaklanjuti melalui mekanisme internasional yang berlaku," kata legislator fraksi PKS itu melalui layanan pesan, Senin (30/3).

Sukamta juga yakin Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian, bakal menjaga kehormatan dan martabat di level global.

"Dalam situasi seperti ini, ketegasan harus berjalan seiring dengan kebijaksanaan,” ujar legislator Dapil Yogyakarta itu. 

Sukamta sendiri menyampaikan duka cita terhadap gugurnya satu prajurit TNI dalam tugas sebagai UNIFIL di Lebanon.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia," kata dia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta merasa yakin negara bakal mendorong pengusutan kasus tewasnya satu prajurit TNI di Lebanon.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |