Program BMD Sukses Kembangkan Usaha Tempe Mustahik Binaan di Jateng

6 hours ago 27

Program BMD Sukses Kembangkan Usaha Tempe Mustahik Binaan di Jateng

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Program BMD membantu usaha tempe Nadriyatul di Demak berkembang hingga beromzet Rp550 ribu per hari. Foto: Baznas

jpnn.com, DEMAK - Program Baznas Microfinance Desa (BMD) membantu mengembangkan usaha tempe milik Nadriyatul, mustahik binaan di Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Usaha tersebut kini mampu menghasilkan omzet sekitar Rp550 ribu per hari.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas H. Idy Muzayyad, mengapresiasi perkembangan usaha yang dijalankan Nadriyatul.

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan program pemberdayaan ekonomi Baznas dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik.

“Alhamdulillah, inilah tujuan Program Baznas Microfinance, yakni mendorong kemandirian mustahik dengan menyalurkan bantuan modal usaha tanpa bunga untuk mengembangkan usaha mustahik,” kata Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/9).

Idy mengatakan program BMD tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi para mustahik. Upaya tersebut dilakukan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan berkelanjutan.

“Baznas akan terus mengoptimalkan pemanfaatan ZIS untuk kesejahteraan umat, termasuk melalui program pemberdayaan ekonomi seperti BMD di seluruh daerah Indonesia, sehingga dapat menjangkau lebih banyak mustahik yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Nadriyatul bersyukur mendapat dukungan melalui Program BMD. Setelah memperoleh bantuan dan pendampingan, usaha tempe yang dikelolanya berkembang hingga mampu mengolah sekitar 25 kilogram kedelai setiap hari.

Nadriyatul juga terus menjaga kualitas produk dengan memastikan sekitar 90 persen kulit kedelai terlepas dalam proses produksi.

Program BMD membantu usaha tempe Nadriyatul di Demak berkembang hingga beromzet Rp550 ribu per hari.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |