jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul makin intensif melakukan patroli dini hari. Langkah ini diambil untuk menekan angka kriminalitas jalanan dan gangguan ketertiban, termasuk aksi balap liar yang kerap meresahkan warga.
Pada Sabtu pagi (7/3), petugas mendapati kerumunan remaja di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) wilayah Saptosari sekitar pukul 05.50 WIB. Puluhan pemuda itu diduga kuat tengah bersiap untuk melakukan aksi balap liar usai waktu subuh.
Kasubbagkerma Bagops Polres Gunungkidul Iptu Hartato menegaskan bahwa patroli subuh merupakan instrumen efektif untuk menjaga kondusivitas wilayah.
"Kami terus intensifkan patroli subuh untuk mengantisipasi balap liar dan pelanggaran lalu lintas," ujar Iptu Hartato.
Pihak kepolisian menyoroti bahwa balap liar bukan sekadar hobi yang salah tempat, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan lainnya.
Risiko kecelakaan fatal menjadi alasan utama mengapa tindakan tegas terus dilakukan di titik-titik rawan seperti JJLS.
Selain melakukan pembubaran dan pengawasan, Polres Gunungkidul turut memberikan edukasi kepada para remaja yang terjaring.
Polisi mengimbau agar masyarakat tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

















































