jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Sebanyak 41 rumah warga di Kabupaten Tulungagung mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat diterjang angin puting beliung, Senin (12/1) sore.
Bencana angin kencang tersebut melanda tiga desa di Kecamatan Rejotangan, yakni Desa Karangsari, Panjerejo, dan Tugu.
Camat Rejotangan Didi Jarot Widodo mengatakan dari hasil pendataan sementara, Desa Panjerejo menjadi wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak.
“Total ada 41 rumah terdampak, terdiri atas 15 rumah di Desa Karangsari, 22 rumah di Desa Panjerejo, dan empat rumah di Desa Tugu,” kata Didi.
Dia menjelaskan kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah. Genteng melorot dan lembaran asbes terlepas akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.
Salah seorang warga Desa Karangsari, Aziz Saiful Arifin mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan berlangsung singkat, sekitar 10 menit.
“Saat itu belum hujan, tiba-tiba angin sangat kencang. Setelah hujan justru tidak ada apa-apa. Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan atap,” ujarnya.
Pascakejadian pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung untuk melakukan asesmen dampak kerusakan.


















































