jpnn.com, JAKARTA - Di tengah dominasi e-commerce di Indonesia, tren baru dalam dunia ritel mulai bergeser ke arah pengalaman belanja offline yang lebih imersif.
Menjawab peluang tersebut, brand gaya hidup asal Tiongkok, KKV resmi mengumumkan ekspansinya ke pasar Indonesia.
Pada tahap awal, KKV akan membuka 10 toko di 6 kota secara bertahap, menjadikan Indonesia sebagai salah satu fokus utama dalam strategi ekspansi regional mereka di Asia Tenggara.
Langkah ini bukan sekadar pembukaan toko, tetapi mencerminkan komitmen jangka panjang KKV dalam menghadirkan pengalaman ritel yang berbeda bagi konsumen Indonesia, khususnya generasi muda yang kini semakin mengutamakan pengalaman dalam berbelanja.
Berbeda dari pendekatan uji coba yang umum dilakukan brand internasional, KKV langsung mengusung strategi ekspansi yang terstruktur dan agresif.
Indonesia dipandang sebagai pasar kunci, melengkapi kehadiran KKV di negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Sebanyak 10 toko akan hadir di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, Bali, Surabaya, Semarang, Bekasi, Tangerang, hingga Padang, mencakup berbagai pusat ekonomi dan gaya hidup di Indonesia.
KKV mengusung konsep “toko gaya hidup” (lifestyle retail store) yang mengedepankan keseimbangan antara estetika, variasi produk, dan harga yang kompetitif.




















































