jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mempercepat revitalisasi Pasar Tembok Dukuh sebagai bagian dari peningkatan kualitas pasar rakyat. Proyek ini ditargetkan rampung pada pertengahan Mei 2026.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan revitalisasi ini mencakup penataan ulang kapasitas pedagang serta perbaikan infrastruktur pasar agar lebih nyaman.
“Dari sebelumnya sekitar 135 stan, kini menjadi 189 stan setelah penataan,” ujar Eri.
Selain penambahan kapasitas, perbaikan juga dilakukan pada bagian atap untuk meningkatkan pencahayaan alami serta sirkulasi udara. Hal ini diharapkan membuat suasana pasar lebih terang, sejuk, dan nyaman.
Pada periode yang sama, Pemkot Surabaya juga menargetkan penyelesaian revitalisasi sejumlah pasar lainnya, yakni Pasar Kembang, Pasar Babakan, Pasar Wonokromo, dan Pasar Simo Gunung.
Penataan ini dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas pasar rakyat di berbagai wilayah kota.
Ke depan, setiap pasar akan menerapkan standar operasional prosedur (SOP), di antaranya kewajiban pembersihan area setelah aktivitas perdagangan selesai, termasuk penyemprotan serta pengelolaan limbah ke saluran yang telah disediakan.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar secara berkelanjutan,” ungkapnya.


















































