jateng.jpnn.com, SEMARANG - Volume sampah selama periode Lebaran 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah mengalami lonjakan signifikan. Bahkan, dalam satu hari, timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang mencapai hingga 1.090 ton.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani mengatakan peningkatan volume sampah sudah terjadi sejak sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Pada H-1 Lebaran, volume sampah memang cukup tinggi. Kami mengoptimalkan pengangkutan untuk menghabiskan sampah di seluruh TPS (Tempat Penampungan Sementara, res),” ujarnya, Selasa (31/3).
Pada 21–22 Maret, pengangkutan sampah tidak berjalan optimal karena sebagian petugas turut merayakan Lebaran. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah TPS.
“Baru setelah itu, mulai 23 Maret, kami kembali melakukan pengangkutan secara bertahap, termasuk di TPS yang mengalami overload (kelebihan kapasitas, red),” ujarnya.
Akibat keterbatasan layanan tersebut, sejumlah TPS sempat mengalami overload, terutama pada Jumat (20/3). Penumpukan tidak hanya terjadi di dalam kontainer, tetapi juga di luar area TPS.
Dalam hitungannya pada periode 18-20 Maret 2026, rata-rata sampah yang masuk ke TPA Jatibarang berada di atas 1.000 ton per hari.
“Rata-rata berkisar antara 1.080 hingga 1.090 ton per hari,” ujar Glory.


















































