jateng.jpnn.com, PEMALANG - Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama tim gabungan.
Polres Pemalang menurunkan dua ekor anjing pelacak untuk membantu menemukan satu warga yang hingga kini belum berhasil dievakuasi dari lokasi longsor.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan korban yang masih dalam pencarian bernama Hamim (60), warga Desa Bongas.
“Pengerahan anjing pelacak dilakukan untuk membantu mempercepat pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor,” kata Rendy di Pemalang, Rabu (28/1).
Menurut dia, unit K-9 yang diterjunkan merupakan bagian dari Tim Siaga Bhayangkara yang telah memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi keberadaan manusia di area bencana.
Dia menjelaskan peristiwa longsor terjadi saat korban tengah beraktivitas di area persawahan bersama anaknya, Aksinudin (40). Dalam kejadian tersebut, Aksinudin lebih dulu ditemukan oleh tim gabungan dan warga pada Senin (26/1).
“Sementara korban lainnya masih dalam pencarian hingga saat ini,” ujarnya.
Proses pencarian melibatkan unsur Polri, Brimob, BPBD, Basarnas, TNI, sukarelawan, serta pemerintah daerah.

















































