Setelah Membombardir Timur Tengah, Iran Tuduh Amerika Ingin Memecah Belah

4 hours ago 11

Setelah Membombardir Timur Tengah, Iran Tuduh Amerika Ingin Memecah Belah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga Iran mengunjungi pameran rudal dan drone di Tehran, November 2025. Foto: Atta Kenare/AFP

jpnn.com, TEHRAN - Amerika Serikat (AS) berupaya menabur kekacauan di Iran dengan tujuan untuk memecah belah negara itu, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, pada Sabtu.

"Strategi musuh (AS-Israel) adalah menabur kekacauan di Iran sehingga mereka dapat dengan mudah memecah negara ini menjadi beberapa bagian," kata Larijani sebagaimana dikutip oleh stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB.

Larijani menambahkan bahwa beberapa tentara AS telah ditangkap.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk di Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.

Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan negara-negara Arab di Timur Tengah.

Ledakan terjadi di sejumlah negara Teluk Arab, termasuk Qatar, Kuwait, Bahrain dan Uni Emirat Arab.

Kantor Berita Fars Iran mengkonfirmasi bahwa negara tersebut telah melakukan serangan yang menargetkan pangkalan militer di masing-masing negara tersebut. (ant/dil/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berupaya menabur kekacauan untuk memecah belah


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |