bali.jpnn.com, BULELENG - Pemkab Buleleng memastikan perbaikan gedung SMPN 3 Busungbiu yang terdampak banjir pada Kamis (15/1) lalu.
Lokasi SMPN 3 Busungbiu menjadi prioritas karena berada dekat aliran sungai dan posisinya lebih rendah dari jalan raya.
“Kalau ini tidak segera ditangani, resikonya besar. Khususnya bagi anak-anak didik di SMP Negeri 3 Busungbiu,” ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dilansir dari Antara.
Menurut Bupati Sutjidra, kerusakan SMPN 3 Busungbiu cukup parah sampai pondasi bangunan terlihat dan halaman sekolah terdampak banjir.
Ini memerlukan penanganan segera karena sangat membahayakan,” kata Bupati I Nyoman Sutjidra.
Ia menjelaskan penanganan kerusakan akibat banjir sebelumnya telah dilakukan di wilayah Batu Megaang dan kini berlanjut ke Desa Sepang, Busungbiu.
Untuk kegiatan belajar mengajar yang terganggu karena banjir, pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan sementara proses pembelajaran ke sistem daring.
Menurut Bupati Sutjidra, langkah ini dilakukan demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.



















































