Soal Bantuan untuk Sekolah Swasta, Dedi Mulyadi: Dialihkan Cara Pemberiannya dengan Beasiswa

4 weeks ago 36

Kamis, 29 Januari 2026 – 16:00 WIB

 Dialihkan Cara Pemberiannya dengan Beasiswa - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menganggarkan Rp218 miliar di APBD 2026 untuk beasiswa bagi siswa SMA/SMK swasta yang tidak mampu.

Pengadaan anggaran ini sekaligus membantah adanya narasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk sekolah swasta di wilayahnya.

Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya tidak menghapus atau menghilangkan kebijakan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) namun mengalokasikan lewat skema yang berbeda.

“Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pendidikan swasta, itu tidak dihapus dan tidak dihilangkan. Yang ada adalah dialihkan cara pemberiannya,” kata Dedi dikutip Kamis (28/1/2026).

Skema BPMU biasanya anggaran dari Pemprov Jabar diberikan melalui rekening pihak sekolah. Namun, di era kepemimpinannya kebijakan ini diubah menjadi beasiswa langsung bagi warga tidak mampu.

“Hari ini dibuat dalam bentuk bantuan program beasiswa untuk masyarakat yang tidak mampu di sekolah swasta digratiskan atau bayarannya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Dedi.

Selain itu, Dedi juga memastikan pihaknya bukan hanya menanggung pembiayaan sekolah namun juga kebutuhan lain para siswa seperti baju seragam hingga sepatu gratis.

“Karena ini bagian dari komitmen kami untuk membangun rasa adil dalam bidang pendidikan, sehingga masyarakat miskin itu bisa sekolah di sekolah swasta dengan biaya yang ditanggung oleh pemerintah,” ujarnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi membantah telah menghapus bantuan untuk sekolah swasta. Bantuan diberikan langsung kepada siswa tidak mampu melalui skema beasiswa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |