bali.jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Shin Tae yong akhirnya buka suara terkait dengan keputusan manajemen melepas para pemainnya seusai kompetisi Super League 2025-2026 berakhir Mei lalu.
Total, manajemen Persija telah melepas 12 pemain, delapan adalah legiun asing, sisanya pemain lokal.
Persija menjadi salah satu klub paling agresif melepas para pemainnya selain Borneo FC, Persebaya dan Arema FC.
Pemain lokal yang resmi berpisah di antaranya Riko Simanjuntak, Afriyanto Nico, Hansamu Yama dan Hanif Sjahbandi.
Delapan pemain asing yang dilepas di antaranya, penyerang Allano Lima, gelandang Van Busty Sousa, Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie.
“Kami butuh pemain yang mau berkorban untuk tim.
Pemain yang merasa ‘siapa saya’, yang pundaknya kaku karena sombong, hanya berdiri diam, dan ogah berlari keras di lapangan, tidak akan pernah saya pilih!
Itulah filosofi mati yang saya pegang dalam sepak bola,” ujar Shin Tae-yong dilansir dari laman I.League.



















































