bali.jpnn.com, MALANG - Kemenangan yang diraih Bali United atas tuan rumah Arema FC pada laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin (6/3) masih menjadi sorotan suporter.
Yang paling disorot adalah kinerja lini belakang.
Terlepas lini belakang mencatatkan statistik menawan dengan melakukan 26 kali tekel, 23 kali intersep dan 29 kali sapuan, suporter tidak puas dengan kinerja para bek yang kerap melakukan blunder.
Semisal gol kedua Dalberto Luan pada menit ke-78 melalui titik putih gegara handsball bek kanan Yusuf Meilana di garis pertahanan akhir Bali United.
Pun dengan gol ketiga Dalberto Luan pada menit ke-90 + 5 yang lahir gegara bek tengah Kadek Arel salah mengantisipasi arah umpan lawan yang berujung masuk ke gawang Mike Hauptmeijer.
Bagi suporter, blunder pemain belakang Bali United sangat merugikan tim, terutama bagi Kadek Arel yang kerap melakukan kesalahan yang sama pada setiap laga.
Suporter juga mempertanyakan keputusan pelatih Johnny Jansen menarik bek Rizky Dwi yang baru masuk pada awal babak kedua menggantikan Diego Campos.
Rizky Dwi ditarik keluar lapangan pada menit ke-70 dan digantikan Yusuf Meilana yang bermain blunder pada laga kemarin.
















































