jpnn.com, SOLO - Pelatih sepak bola Milomir Seslija meyakini Persis Solo bakal segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia meski dirinya kemungkinan besar tak bisa mendampingi tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu di Liga 2 musim depan.
Regulasi Pegadaian Championship 2025/2026 memang mengharuskan setiap klub Liga 2 memakai pelatih lokal berlisensi minimal AFC A.
Situasi itu membuat Persis hampir dipastikan berpisah dengan Milo meski kontribusi pelatih berkebangsaan Bosnia-Herzegovina itu cukup signifikan sejak bergabung di tengah musim.
Namun, Milo tidak ingin kejatuhan Persis menjadi akhir dari segalanya. Dia melihat degradasi tersebut sebagai pelajaran penting yang bisa membuat tim asal Kota Solo itu bangkit lebih kuat.
"Siapa pun nanti yang ada di Persis Solo, saya yakin Persis akan kembali secepatnya. Dengan pelajaran ini, Persis bisa tumbuh lebih baik, berkembang lebih baik, dan menjadi lebih kuat," ujar Milo.
Keyakinan Milo bukan tanpa alasan. Pelatih berusia 61 tahun itu menyebut Persis memiliki fondasi klub besar yang tidak semestinya bermain di kasta kedua, yakni mulai dari fasilitas, atmosfer kota, hingga dukungan suporter yang memenuhi standar klub elite.
"Persis Solo seharusnya tidak pantas turun divisi kedua karena Kota Solo punya fasilitas bagus dan suporter yang fantastis," katanya.
Sayangnya, perjuangan Persis di pekan terakhir tetap tak mampu menghindarkan mereka dari degradasi. Meski Persis sukses menundukkan Persita Tangerang dengan skor 3-1, hasil itu belum cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari turun kasta di akhir musim Super League 2025/2026.






















































