jpnn.com, PEKANBARU - Pemadaman listrik serentak di Pekanbaru tak hanya membuat masyarakat merugi.
Bahkan, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga ikut merasakan dampak langsung dari pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Kota Pekanbaru, sejak Jumat (22/5).
Akibat listrik yang padam berjam-jam, sebanyak 29 ekor ikan koi peliharaan milik Agung Nugroho dilaporkan mati.
Peristiwa itu baru diketahui pada Sabtu (23/5) pagi setelah sistem pendukung kolam tidak berfungsi selama pemadaman berlangsung.
“Tadi pagi baru tahu. Memang mati lampu tadi malam menyisakan dampak negatif,” kata Agung Nugroho.
Menurut Agung, rumahnya tidak dilengkapi generator set (genset) sehingga saat listrik padam, sirkulasi udara dan sistem pendukung di kolam ikan otomatis berhenti beroperasi.
Kondisi tersebut diduga menyebabkan ikan-ikan koi kekurangan oksigen hingga mati.
“Tidak ada genset di rumah, jadi sistem kolam ikut mati saat listrik padam,” ujarnya.






















































