bali.jpnn.com, SAMARINDA - Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah rekor 11 kali kemenangan di Super League 2025-2026 akhirnya terhenti.
Bermimpi meraih kemenangan ke-12 di kandang sendiri, Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (30/11) sore, Borneo FC justru kalah dengan cara menyakitkan.
Skuad Pesut Etam takluk dari tim tamu Bali United 0 – 1 gegara gol gelandang muda kelahiran Tabanan, Kadek Agung Widnyana menit ke-54.
Yang membuat Fabio Lefundes kesal, Bali United langsung mengubah gaya permainan seusai mencuri gol ke gawang Nadeo Argawinata.
Memakai formasi 4 – 3 – 3 defending, pelatih Bali United Johnny Jansen menginstruksikan anak asuhnya bertahan total.
Bali United memilih parkir bus dengan menumpuk para pemainnya di lini belakang, hanya menyisakan Boris Kopitovic di garis depan.
Skuad Serdadu Tridatu hanya mengandalkan serangan balik melalui counter attack cepat untuk membuat kocar-kacir pertahanan tuan rumah.
Gaya bermain negatif Bali United membuat Borneo FC mati kutu di kandangnya sendiri.



















































