bali.jpnn.com, GIANYAR - Bek tengah Kadek Arel akhirnya angkat bicara setelah menjadi sasaran kritik suporter Bali United seusai melakukan blunder pada laga terakhir kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) malam lalu.
Kapten Timnas U23 Indonesia ini mengaku menerima kritikan yang datang dan menjadikan sebagai sebuah pelajaran berharga.
"Soal itu adalah hal biasa terjadi dalam sepak bola terutama saya sebagai pemain belakang.
Tentu pengalaman itu menjadi pembelajaran saya untuk semakin lebih baik kedepannya," ujar Kadek Arel dilansir dari laman klub.
Kadek Arel menjadi sasaran tembak suporter seusai Bali United dipaksa bermain imbang 3 – 3 oleh PSIM Yogyakarta.
Kadek Arel dianggap melakukan kesalahan saat memberikan umpan ke Joao Ferrari.
Ujungnya, bek asing berkebangsaan Brasil itu melakukan pelanggaran saat berupaya menghalau bola dari rebutan lawan.
Kartu merah pun diterima oleh bek 28 tahun tersebut yang menjadi awal petaka Serdadu Tridatu dimanfaatkan oleh tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.

















































