jpnn.com - PALU - Sebanyak enam pendaki tersesat di Gunung Lamari Ampana, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/4), dievakuasi Tim SAR Gabungan pada Senin dini hari. Keenam pendaki tersebut ialah Bilal, Ramdan, Andika, Kodin, Fahmi, dan Fatur.
Peristiwa berawal pada Minggu (12/4), saat enam orang itu perjalanan pendakian ke Gunung Lamari sekitar pukul 08.40 WITA.
“Peristiwa itu terjadi di Desa Saluaba, Kecamatan Ampana. Para pendaki kehilangan arah sehingga tersesat di hutan,” kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Senin (13/4).
Sesuai rencana, para pendaki dijadwalkan kembali pukul 17.00 WITA.
Namun, hingga malam hari mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi.
Upaya pencarian awal oleh keluarga dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil.
“Lalu, salah satu keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada kami melalui Unit Siaga SAR Ampana," ungkapnya.
Dia menjelaskan lokasi kejadian berada pada koordinat 0°57'25.62"S 121°35'39.14"E, atau 10 kilometer dari Unit Siaga SAR Ampana dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.




















































