jpnn.com, DENMARK - Pebulu tangkis Alwi Farhan tidak bermain maksimal saat Tim Beregu Putra Indonesia berlaga melawan Thailand pada Thomas Cup 2026.
Tunggal putra kelahiran 12 Mei 2005 itu di luar dugaan gagal menyumbangkan poin seusai kalah dari wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4).
Alwi Farhan mengaku kesulitan meredam permainan Panitchapon yang bermain menekan.
Karena banyak bertahan, peraih medali emas SEA Games 2025 itu kehilangan momentum dan akhirnya kalah dalam tempo 1 jam 6 menit.
“Saya akui bermain tertekan terus dari gim kedua dan ketiga. Dia bisa mengembangkan permainan, berbeda dengan pertemuan sebelumnya," kata Alwi Farhan.
Karena di sini bolanya lebih kencang jadi dia serangannya lebih banyak, lebih berani dan lebih nekat. Itu kelebihan dia yang saya kurang bisa antisipasi,” sambung pria asal Surakarta itu.
Dengan kekalahan itu, Alwi Farhan gagal melanjutan tren positif saat jumpa Panitchapon Teeraratsakul.
Pada pertemuan terakhir di final Indonesia Masters 2026, dia mampu meraih kemenangan dengan skor mencolok 21-6, 21-5 atas tunggal putra ranking 26 dunia itu.


















.jpeg)

































