Trial Game Dirt 2025 Probolinggo Panas, Zidane Kuasai Hari Pertama

5 hours ago 29

Sabtu, 30 Agustus 2025 – 09:34 WIB

Trial Game Dirt 2025 Probolinggo Panas, Zidane Kuasai Hari Pertama - JPNN.com Jatim

Rider asal Blitar M Zidane saat beraksi di di Lapangan Karya Bhakti, Probolinggo, Jumat (29/8). Foto: Dok. TGD.

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Putaran ketiga Trial Game Dirt (TGD) 2025 yang berlangsung di Lapangan Karya Bhakti, Probolinggo, Jumat (29/8), langsung menyajikan adu cepat penuh adrenalin.

Para crosser papan atas motocross dan grasstrack tampil agresif menaklukkan deretan obstacle di lintasan nonpermanen yang dirancang khusus.

Pimpinan Lomba Jim Sudaryanto menyebut karakter sirkuit Probolinggo yang relatif datar membuat balapan berlangsung dengan tempo tinggi.

“Para pebalap dituntut menjaga aliran kecepatan, tetapi juga harus akurat saat melewati obstacle. Penempatan obstacle berbeda dengan seri sebelumnya sehingga butuh adaptasi cepat dan pemilihan raceline yang tepat,” ujarnya.

Hari pertama menghadirkan Heat 1 dan Heat 2 di tiga kelas utama: FFA Open, Campuran Open, dan Campuran Non Seeded. Obstacle khas TGD seperti Bigfoot jump, double car jump, giant table top, hingga titian cobra kembali memacu nyali para rider.

Di kelas FFA Open, rider asal Blitar M Zidane tampil dominan. Dia menorehkan catatan tercepat 1 menit 55.413 detik di Heat 2 dan memimpin klasemen dengan 50 poin. Asep Lukman berada di posisi kedua (44 poin), disusul Marcelino Rigi (34 poin).

Ketegangan juga terasa di kelas Campuran Open. Setelah sempat melorot di Heat 1, Zidane bangkit di Heat 2 dengan torehan 1 menit 58.321 detik. Hasil itu menempatkannya di puncak dengan 45 poin, hanya unggul tipis dari Asep Lukman (44 poin) dan Lantian Juan (43 poin).

Sementara itu, di kelas Campuran Non Seeded, Athaya Sena menguasai dua Heat sekaligus dengan best time 2 menit 5.884 detik. Dia memimpin dengan 25 poin, diikuti Nova Mahendra (22 poin) dan Edi Iskandar (20 poin).

Para kroser papan atas motocross dan grasstrack tampil agresif menaklukkan deretan obstacle di lintasan nonpermanen yang dirancang khusus di seri Probolinggo.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |