jateng.jpnn.com, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memastikan roda kepemimpinan dan pelayanan kampus tetap berjalan di tengah pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat rektorat.
Juru Bicara Unsoed Edi Santoso mengatakan pihak universitas hingga kini masih menunggu penjelasan resmi KPK mengenai perkara yang sedang ditangani serta status hukum pihak-pihak yang diperiksa.
"Sampai sekarang pemeriksaan sepenuhnya menjadi kewenangan KPK dan kami belum menerima penjelasan resmi mengenai perkara tersebut," kata Edi, Jumat (21/8).
Edi menegaskan Unsoed menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Pihak kampus juga memilih tidak berspekulasi mengenai materi pemeriksaan sebelum mendapatkan informasi langsung dari KPK.
Menurut Edi, aktivitas institusi tetap berlangsung sebagaimana mestinya meskipun sejumlah pejabat universitas sedang menjalani proses pemeriksaan.
"Kami tetap menghormati proses hukum dan pada saat yang sama menjalankan tugas institusional seperti biasa," ujarnya.
Dia mengatakan Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (WR IV) Prof Waluyo Handoko saat ini berada di Purwokerto untuk memastikan roda kepemimpinan universitas tetap berjalan.
Kehadiran kedua wakil rektor tersebut sekaligus menunjukkan tidak terjadi kekosongan dalam kepemimpinan Unsoed selama proses hukum berlangsung.












.jpeg)





































