jatim.jpnn.com, MAGETAN - Kawasan wisata Telaga Sarangan kembali menjadi perbincangan warganet. Kali ini, sorotan tertuju pada keluhan seorang wisatawan terkait harga makanan dan minuman yang dinilai tidak masuk akal.
Keluhan tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar luas. Dalam unggahannya, akun bernama Agus Suyono membagikan pengalaman pribadinya saat singgah di salah satu warung di kawasan Telaga Sarangan, Magetan.
Alih-alih menikmati suasana wisata, Agus justru mengaku kaget saat menerima nota pembayaran. Sejumlah menu sederhana yang ia pesan mulai dari jahe susu, bakso, teh panas, jeruk hangat, kopi hitam, pop mie, es kopi mix, hingga air mineral dibanderol dengan harga yang menurutnya jauh dari kata wajar.
Total tagihan yang tertera dalam nota mencapai Rp506 ribu. Angka tersebut langsung memantik reaksi publik. Banyak warganet menilai harga itu tidak sebanding dengan jenis dan kualitas menu yang disajikan.
“Kalau dihitung-hitung, bisa lebih dari sepuluh kali ngopi di warung biasa,” tulis Agus dalam unggahannya.
Dia menyayangkan praktik penetapan harga yang dinilai berlebihan di kawasan wisata, karena berpotensi membuat wisatawan enggan kembali berkunjung.
Menanggapi polemik tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan Eka Radityo mengaku telah menindaklanjuti persoalan ini. Dia menyebut pihaknya sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran kepada para pelaku usaha di kawasan wisata.
“Dalam edaran itu sudah ditegaskan agar pelaku usaha menetapkan harga yang wajar dan mencantumkan daftar harga secara terbuka,” kata Eka, Selasa (6/1).



















































