jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan rasa syukur dan menegaskan kembali dukungannya untuk program Waste to Energy.
Dia menyambut baik dimulainya program Waste to Energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL),
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan pemerintah segera memulai pembangunan proyek Waste to Energy atau PSEL yang akan diluncurkan di 34 titik.
Menurut Prasetyo, PSEL merupakan bagian dari program hilirisasi yang akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada bulan ini hingga Maret mendatang.
"Bertahun-tahun Indonesia menghadapi masalah sampah dan tidak ada solusi komprehensifnya. Terobosan Presiden Prabowo dengan program WTE menjadi kebijakan penting dalam memenuhi hak warga untuk lingkungan hidup yang bersih dan sehat sekaligus menghasilkan energi terbarukan," tegas Eddy Soeparno dalam keterangannya, Rabu (7/1).
Doktor Ilmu Politik UI ini juga menyampaikan selama terlibat dalam penyusunan Perpres 109 No. 2025 tentang WTE banyak masukan yang disampaikan untuk memastikan impelementasi program berjalan lancar.
"Dalam pembahasan Perpres 109/2025 kami ikut memberikan masukan agar program ini bisa sinergi dengan kesiapan daerah mulai dari pemda, perangkat hingga warga dalam impelementasinya," tambah Eddy.
Selama fase persiapan program Waste to Energy, Pimpinan MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional itu menyampaikan dirinya terus menjalin dialog dengan wali kota di beberapa daerah prioritas penerapan program.






















































