bali.jpnn.com, DENPASAR - Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Bali bergerak cepat memberikan kemudahan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang penerbangannya terganggu akibat eskalasi konflik di Timur Tengah (Timteng).
Layanan "jemput bola" kini dibuka langsung di hotel-hotel tempat para WNA menginap untuk pengurusan izin tinggal darurat.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum bagi para turis yang tertahan.
“Kami sediakan petugas untuk memberi kemudahan, kenyamanan, dan kepastian bagi WNA yang terdampak,” ujar Felucia Sengky Ratna, Selasa kemarin (10/3).
Berdasarkan data sementara, sejak 28 Februari hingga Senin (9/3), Imigrasi Bali telah menerbitkan 321 ITKT dan memberikan nol rupiah denda overstay kepada 43 WNA.
Tercatat jumlah WNA sementara yang terdampak pembatalan keberangkatan internasional khususnya rute menuju Doha, Dubai dan Abu Dhabi mencapai 11.600 orang.
“Itu di Bali saja, angka yang luar biasa.
Kami harap situasi segera bisa pulih dan normal kembali,” kata Felucia Sengky Ratna dilansir dari Antara.






.jpeg)











































