jabar.jpnn.com, JAKARTA - Lintas Tridharma Jakarta (LTJ) menggelar aksi damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap arah kebijakan nasional.
Aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah organisasi, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Pemuda Islam (GPI).
Dalam keterangan resminya, LTJ menyampaikan tiga tuntutan utama yang dinilai strategis dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa.
Tuntutan pertama berkaitan dengan penguatan tata kelola serta pengawasan logam tanah jarang sebagai sumber daya strategis nasional.
LTJ menilai pengelolaan komoditas tersebut perlu dilakukan secara transparan, berkelanjutan, serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian dalam negeri.
Dalam hal ini, LTJ mendorong pemerintah untuk segera menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Logam Tanah Jarang yang bersifat independen dan akuntabel.
“Demi menjaga kepentingan strategis nasional dalam jangka panjang, kami mendorong Presiden untuk segera menetapkan Perpres terkait pembentukan Satgas Pengawasan Logam Tanah Jarang yang independen dan akuntabel,” ujar perwakilan LTJ.
Tuntutan kedua menyoroti pentingnya menjaga integritas dan kemandirian kebijakan nasional.

















































