40 Bangunan Ludes Terbakar di Duren Sawit, 84 Warga Terdampak

7 hours ago 24
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran 40 bangunan di permukiman warga di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026). Foto: ANTARA

KabarJakarta.com – Kobaran api mengubah permukiman padat di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi puing pada Selasa, 25 Agustus 2026. Sedikitnya 40 bangunan hangus dalam kebakaran yang terjadi menjelang siang tersebut.

Sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan rumah semi permanen atau rumah bedeng. Hanya satu bangunan yang merupakan rumah permanen milik warga.

Ketua RT 04/RW 14, Dwi, mengungkapkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, kebakaran berdampak terhadap sekitar 84 jiwa yang tinggal di kawasan itu.

“Yang terdampak ada sebanyak 40 bangunan, 39 rumah semi permanen (rumah bedeng) dan 1 rumah permanen utuh, rumah warga,” kata Dwi di Jakarta, Selasa (25/8).

Menurut Dwi, salah satu rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran dalam keadaan kosong ketika api muncul. Tidak ada penghuni di dalam rumah tersebut.

“Jadi rumahnya itu memang kosong. Itu warga saya, dan tidak ada yang menghuni,” ujarnya.

Kondisi permukiman yang didominasi bangunan semi permanen membuat api cepat menjalar. Jarak antarrumah yang berdekatan juga menyulitkan proses pengendalian kobaran.

Warga sekaligus saksi mata, Baskoro, menjelaskan sebagian bangunan di kawasan tersebut memang berupa bangunan semi permanen. Ia juga menyebut aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan beberapa kali terjadi di sekitar lokasi.

“Ini rumah semi permanen. Sebetulnya secara hukum ilegal. Sudah berapa kali suka bakar sampah sembarangan,” kata Baskoro.

Ia menambahkan, salah satu rumah tinggal yang terbakar diketahui sedang tidak dihuni. Berdasarkan informasi dari pemilik rumah, aliran listrik di bangunan tersebut dalam keadaan mati.

“Kalau satu ini, yang terbakar rumah tinggal. Posisinya kata pemilik rumah, ini listriknya kondisi mati, karena memang tidak ada orang,” ujar Baskoro.

90 personel dikerahkan

Untuk mengatasi kebakaran, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan 18 unit kendaraan pemadam dengan 90 personel.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid membeberkan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.14 WIB. Laporan disampaikan warga melalui posko Gulkarmat dan call center.

Petugas pertama kemudian bergerak pada pukul 10.18 WIB menggunakan satu unit kendaraan pemadam. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 10.19 WIB.

“Kami mengerahkan 18 unit dengan kekuatan personel sebanyak 90, untuk memadamkan kebakaran objek rumah di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit,” kata Abdul.

Petugas tidak hanya berupaya memadamkan api, tetapi juga mencegah kobaran merambat lebih jauh ke permukiman di sekitarnya.

“Petugas langsung berupaya mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan di sekitar lokasi,” paparnya.

Setelah berjibaku hampir satu jam, api berhasil dilokalisir sekitar pukul 11.15 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan pada pukul 11.45 WIB untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

“Situasi dan status kebakaran saat ini adalah proses pendinginan (kuning),” ujar Abdul.

Hingga penanganan berlangsung, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan, termasuk menghitung nilai kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut.

Di tengah puing-puing rumah yang terbakar, puluhan keluarga kini harus menghadapi dampak kebakaran. Peristiwa ini sekaligus memperlihatkan betapa cepat api dapat menyebar di permukiman padat yang didominasi bangunan semi permanen.

Read Entire Article
| | | |