jatim.jpnn.com, MALANG - Arema FC menunjukkan produktivitas tinggi meski menjalani dua pertandingan awal BRI Super League 2026/27 tanpa striker murni.
Singo Edan sudah mencetak tujuh gol dari dua laga tersebut. Catatan itu menjadi modal Arema FC menghadapi Persik Kediri pada pekan ketiga dalam Derby Jatim di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (18/9) sore.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai keberadaan striker nomor sembilan bukan satu-satunya cara untuk menghasilkan gol.
“Tentu saja saya tidak bisa menjawabnya karena tim lawan tentu menonton dan kita harus menyembunyikan strategi,” kata Marcos dikutip dari laman ileague.id, Jumat (18/9).
Marcos juga menjelaskan kondisi dua penyerang yang disebut berpeluang memperkuat Arema FC, Mauro Zijlstra dan Samuel Otusanya.
Keduanya masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan ritme permainan setelah sempat absen karena cedera.
“Mengenai dua striker yang Anda sebutkan, Mauro dan Samuel, mereka masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan ritme permainan secara 100 persen setelah sempat absen akibat cedera seperti Mauro yang sempat absen enam minggu,” ujarnya.
Mauro Zijlstra sendiri sudah menunjukkan kontribusinya setelah masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak satu gol.



















































