AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam dalam Muktamar ke-35 NU

2 hours ago 11

Sabtu, 29 Agustus 2026 – 14:09 WIB

AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam dalam Muktamar ke-35 NU - JPNN.com Jatim

Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang. Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, JOMBANG - Sidang Komisi Organisasi dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) membahas penerapan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam memilih Rais Aam.

Berdasarkan pantauan, sidang itu berlangsung secara tertutup di Gedung Serba Guna, yang masih di area Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Sidang Komisi Organisasi tersebut awalnya digelar, Jumat (28/8) malam. Akan tetapi, musyawarah tersebut diskors dan dilanjutkan kembali, Sabtu (29/8).

Pimpinan Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU Asrorun Niam mengatakan sidang tersebut tidak membutuhkan waktu lama seperti ekspektasi publik.

“(Sidang) dianggap akan mengambil waktu yang panjang, bertele-tele dan keras, tetapi jalan NU selalu menemukan kompromi-kompromi,” di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Niam menyebut sempat ada ketegangan saat berlangsungnya sidang pembahasan isu keorganisasian itu. Namun, dia menilai para muktamirin menjalaninya dengan penuh keakraban.

“Pembahasannya berjalan sangat smooth, egaliter, penuh keakraban, bercanda. Ada tegang terkait dengan beberapa isu, tetapi ujungnya bisa diselesaikan dengan sangat baik,” ucapnya.

Salah satu isu yang dibahas dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU tersebut adalah mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Rais Aam PBNU berikutnya.

“Alhamdulillah ini juga disepakati bahwa Ahlul Halli wal Aqdi menjadi salah satu mekanisme penyelesaian di dalam konteks pemilihan Rais Aam dan itu sudah berjalan,” jelasnya.

Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU membahas Mekanisme AHWA pilih Rais Aam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |