jatim.jpnn.com, JOMBANG - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bakal menghidupkan lagi Qanun Asasi jika terpilih menjadi Ketua Umum PBNU.
Diketahui, Qanun Asasi sendiri merupakan kitab pedoman dan anggaran dasar fundamental yang ditulis langsung oleh KH Hasyim Asy’ari ketika awal terbentuknya NU.
"(Qanun Asasi) itu dulu digunakan NU di awal kelahiran NU sampai kemudian NU menjadi partai politik tahun 1952 dan tidak digunakan,” kata Gus Kikin tertulis, Sabtu (29/8).
Gus Kikin menyebut Qanun Asasi sudah ditemukan kembali tiga tahun lalu dan diterbitkan telah diterbitkan sebagai buku. Menurutnya, pedoman NU itu masih relevan sebagai rujukan.
“Yang saya tawarkan NU itu seyogyanya menggunakan rujukan-rujukan itu lagi, nanti kami menggunakan itu supaya NU itu kembali seperti dulu awal digunakan," jelasnya.
Salah satu poin yang bisa digunakan adalah mengenai gagasan dalam penguatan ekonomi. Kekuatan tersebut bisa menjadi pasar besar apabila ditata dan dikelola dengan baik
"Ekonomi itu tidak lepas, semua ekonomi berbasis pasar. Pasarnya NU itu dengan jumlah warganya yang begitu besar. Itu sebenarnya akan menjadi pasar ekonomi," ucapnya
"Ekonomi digital ikut, tinggal caranya saja. Yang terang, warganya yang jumlahnya banyak ini kalau ditata ekonominya kan menjadi menarik," imbuh dia.



















































