Kemarau Mulai Berdampak, PDAM Semarang Minta Warga Hemat Air

1 hour ago 11

Sabtu, 29 Agustus 2026 – 15:08 WIB

Kemarau Mulai Berdampak, PDAM Semarang Minta Warga Hemat Air - JPNN.com Jateng

Kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku di Kota Semarang. PDAM Tirta Moedal pun meminta pelanggan, khususnya di wilayah Semarang Timur, menghemat penggunaan air.

Penurunan ketersediaan air baku terjadi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu yang selama ini melayani kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Semarang Timur.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap proses produksi sekaligus distribusi air kepada pelanggan. Debit air yang diterima masyarakat berpotensi mengecil, bahkan tidak mengalir apabila kondisi sumber air baku terus menurun.

Kepala Humas PDAM Kota Semarang Charisma Mayangsari mengatakan masyarakat perlu mulai menggunakan air secara bijak dan menyesuaikan pemakaian dengan kebutuhan sehari-hari.

"Kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan menyesuaikan pemakaian dengan kebutuhan sehari-hari," kata Charisma, Sabtu (29/8).

Pelanggan juga diminta menampung air secukupnya ketika aliran masih tersedia. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan pelayanan akibat penurunan debit.

Menurut Charisma, sejumlah wilayah Semarang Timur berpotensi terdampak kondisi tersebut.

Di antaranya Bukit Kencana Jaya, Bukit Sendangmulyo, Rowosari, Meteseh, Kebontaman, Kedungmundu, Sendangguwo, Gayamsari Selatan, Kinibalu, Karanggawang, Plamongan Sari, Plamongan Indah, Penggaron, Pedurungan, Majapahit, Fatmawati, Klipang, Ketileng, Jomblang, Tentara Pelajar, Peterongan, Tanah Putih, Wahidin, dan Singotoro.

Kemarau mulai menggerus ketersediaan air baku IPA Kudu. PDAM Semarang meminta warga hemat air dan menampung secukupnya untuk mengantisipasi gangguan aliran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |