jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi Rei Sarah menggandeng Renaldy Pujiansyah sebagai studio producer dalam single terbarunya bertajuk “Suara”.
Lagu tersebut mengangkat kisah tentang kesendirian, rasa tidak cukup terhadap diri sendiri, serta kebutuhan manusia untuk dicintai dan memiliki seseorang yang bersedia tetap tinggal.
Berbeda dari lagu bertema percintaan yang disampaikan secara langsung, “Suara” dibangun seperti percakapan batin.
Rei Sarah memadukan bahasa Jepang dan Inggris dalam liriknya untuk menghadirkan perjalanan emosional yang personal sekaligus memberikan karakter tersendiri pada karya tersebut.
Lagu “Suara” dibuka dengan bisikan “Mimi ni sasayaku oto” yang berarti sebuah bisikan sampai ke telinga.
Bagian tersebut kemudian dilanjutkan dengan permintaan, “Dareka, kono te wo totte kure” atau “Seseorang, tolong genggam tanganku,” yang menjadi pintu masuk cerita tentang seseorang yang berada dalam kesendirian.
Pesan tersebut kemudian berlanjut pada bagian chorus melalui gambaran tentang kehadiran dan kesetiaan seseorang.
Sosok tersebut berjanji untuk tetap berada di sisi, mengikuti perjalanan, dan terus berjalan bersama sambil menggenggam tangan.






















































