jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Teka-teki mengenai masa depan kursi kepelatihan PSIM Yogyakarta akhirnya terjawab. Manajemen Laskar Mataram resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel untuk menakhodai tim dalam mengarungi kompetisi Super League musim depan.
Keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan evaluasi mendalam terhadap performa PSIM sepanjang musim ini serta adanya keselarasan visi antara pelatih dan klub.
Jean-Paul Van Gastel mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bertahan tidak hanya didasari oleh faktor profesional, tetapi juga ikatan emosional yang kuat dengan klub dan Kota Yogyakarta.
"Saya pikir klub ini memiliki jiwa," ujar Van Gastel saat memberikan keterangan di Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026).
Pelatih asal Belanda itu mengaku terkesan dengan ekosistem PSIM yang didukung oleh atmosfer suporter yang luar biasa serta manajemen yang suportif. Selain itu, kenyamanan hidup di Yogyakarta menjadi nilai tambah baginya.
"Yogyakarta benar-benar kota yang indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi," tambahnya.
General Manager PSIM Yogyakarta Steven Sunny mengatakan bahwa Van Gastel adalah sosok yang paling tepat untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun selama satu musim terakhir.
Menurut Steven, manajemen memilih untuk belajar dari klub-klub besar dunia dalam membangun tim secara berkelanjutan.



















































