jatim.jpnn.com, NGAWI - Fenomena angin puting beliung menghebohkan warga Kabupaten Ngawi, Senin (2/3) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa yang terekam dalam sejumlah video dan beredar di media sosial itu terjadi di wilayah Kecamatan Padas dan sekitarnya.
Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras tersebut menerjang permukiman warga hingga area persawahan. Warga setempat menyebut fenomena itu sebagai 'Cleret Taun', istilah lokal untuk angin puting beliung.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Ngawi Partoyo membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah kerusakan dan gangguan akses jalan.
“Hujan deras disertai angin di wilayah Kecamatan Padas dan sekitarnya mengakibatkan pohon tumbang yang menutup akses lalu lintas di Jalan Raya Padas–Pangkur, Desa Tambakromo, Kecamatan Padas,” ujar Partoyo.
Selain pohon tumbang, puluhan rumah warga juga mengalami kerusakan. Berdasarkan data sementara, dampak terparah terjadi di Dusun Kuncen, Desa Tambakromo.
“Di RT 004/RW 004 terdapat 25 unit rumah rusak ringan, kemudian di RT 005/RW 004 sebanyak 13 unit rusak ringan. Selain itu, ada tujuh unit rumah mengalami kerusakan sedang,” jelasnya.
Meski kerusakan material cukup banyak, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

















































