jpnn.com, KEDIRI - Owner Persik Kediri Arthur Irawan angkat bicara soal masa depan kursi pelatih Macan Putih seusai lolos dari ancaman degradasi musim 2025/2026. Ia memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh.
Arthur menilai Marcos Reina sebenarnya sudah bekerja cukup baik di tengah situasi sulit yang dialami tim sepanjang musim. Cedera pemain, hukuman kartu, hingga harus empat kali mengungsi dari Kediri untuk menjalani laga kandang di Gresik disebut sangat memengaruhi performa Persik.
"Musim ini berat sekali. Kami banyak menghadapi masalah, mulai dari pemain cedera sampai harus empat kali main kandang di Gresik. Itu tentu merugikan karena laga kandang seharusnya jadi kesempatan meraih poin," ujar Arthur.
Di tengah tekanan itu, Arthur mengaku cukup menyukai gaya permainan yang diterapkan Marcos Reina. Ia memberi sinyal sang pelatih masih punya peluang dipertahankan musim depan.
"Secara permainan saya suka style Marcos Reina. Saya lihat dia dan staf pelatih bekerja keras. Itu membuat saya yakin dia punya kapasitas sebagai pelatih kepala," katanya.
Namun demikian, Arthur belum bisa memastikan nasib Marcos Reina di Persik musim depan. Mantan pemain Espanyol B itu menegaskan keputusan akhir nantinya akan berada di tangan Direktur Olahraga baru yang segera ditunjuk manajemen.
"Kami akan punya Direktur Olahraga baru. Nanti dia yang mengevaluasi semuanya dan memberi masukan soal pelatih maupun pemain. Saya tidak terlalu ikut campur urusan teknis," tegasnya.
Selain kursi pelatih, manajemen Persik juga masih akan mengevaluasi status sejumlah pemain pinjaman yang memperkuat tim musim ini, termasuk Henhen Herdiana, Rezaldi Hehanusa, Hamra Hehanusa, Gavin Kwan Adsit, hingga dua legiun asing Chechu Meneses dan Adrian Luna.
























.jpeg)





























