jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di Jalur Pantura wilayah Kabupaten Bekasi, dengan peningkatan volume kendaraan yang didominasi oleh pengendara sepeda motor dari arah timur menuju Jakarta dan kawasan Jabodetabek.
Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyampaikan bahwa lonjakan kendaraan mulai terjadi sejak H+3 Lebaran atau Selasa (24/3).
Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar.
“Sejak Selasa kemarin sudah mulai padat, tetapi situasi masih relatif lancar karena petugas juga telah sigap menghadapi kepadatan lalu lintas,” ujar Sumarni.
Ia menjelaskan, sebagian pemudik memilih kembali lebih awal ke wilayah perkotaan guna menghindari potensi kemacetan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada akhir pekan.
“Meski jumlah kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas masih relatif terkendali. Para pemudik memanfaatkan waktu sebelum puncak arus balik untuk kembali ke tempat kerja dan mempersiapkan diri menghadapi aktivitas normal usai Lebaran,” katanya.
Salah seorang pemudik asal Sumedang, Heri (35), mengaku perjalanan arus balik tahun ini terasa lebih lancar dibandingkan saat mudik.
Ia menyebut perjalanan dari daerah asal menuju Bekasi hanya memakan waktu sekitar lima jam.


















































