jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi saat Hari Raya Idulfitri 2026.
Oleh karena itu, dia menginstruksikan seluruh mobil dinas untuk dikumpulkan dan diparkir di lokasi yang telah ditentukan selambat-lambatnya pada H-1 Idulfitri.
Menurutnya, berpergian saat mudik Lebaran adalah kepentingan pribadi sehingga tidak dibenarkan jika fasilitas kantor digunakan untuk merayakannya di luar kota.
"Ini bukan kepentingan negara, ini kepentingan pribadi untuk Lebaran, maka tidak boleh menggunakan mobil kantor. Tidak boleh dibawa ke mana-mana seperti tahun-tahun sebelumnya, harus dikandangkan," kata Eri, Selasa (10/3).
Eri menjelaskan penggunaan mobil dinas selama libur Lebaran hanya diperbolehkan untuk kendaraan yang bersifat operasional krusial.
Mobil yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap diizinkan beroperasi, asalkan hanya digunakan untuk menjalankan tugas di wilayah Surabaya.
Beberapa sektor yang mendapat pengecualian meliputi, unit pengangkutan sampah, mobil pengawal operasional dan kendaraan operasional kedaruratan.
"Yang penting dia tetap menjaga kota, dia boleh menggunakan mobil itu, yang tidak boleh adalah digunakan untuk keluar kota," jelasnya.












.jpeg)




































