bali.jpnn.com, DENPASAR - Bagi konsumen yang bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, mohon waspada.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) menemukan enam produk makanan mengandung bahan berbahaya di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali.
Fakta itu terkuak saat petugas BBPOM menyusuri Pasar Kreneng dan memilih 22 sampel produk yang belakangan sedang banyak dibeli masyarakat Denpasar untuk keperluan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Produk-produk ini mewakili empat jenis kandungan berbahaya.
Dari 22 sampel, ada 10 produk seperti terasi lombok, jajan kukus, jaja begina, arum manis, biji pink daluman, dan ragam jajan Bali untuk keperluan upakara diambil untuk menguji rhodamin B atau pewarna tekstil merah.
Kemudian ada delapan produk seperti cumi, teri medan, dan sudang lepet untuk menguji formalin, dan sisanya kerupuk untuk menguji boraks, serta roti kukus untuk menguji metanil yellow.
Sampel-sampel ini dipilih atas kecurigaan tim BBPOM melihat tampilan kondisi produk dan kemasannya, kemudian benar bahwa terdapat enam produk berbahaya.
“Ada enam yang tidak memenuhi syarat.



















































