bali.jpnn.com, JEMBRANA - Cuaca ekstrem masih melanda Bali.
Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat dan angin kencang bahkan mendatangkan petaka di Kabupaten Jembrana, Bali.
Hujan lebat yang terjadi pada Kamis (15/1) sore hingga petang kemarin memicu banjir bandang dan menerjang pemukiman di Banjar Pasar, Desa Pekutatan, Jembrana.
Air Sungai yang meluap disertai material lumpur masuk ke pemukiman warga setinggi setinggi dada orang dewasa.
Berdasar data yang dilansir dari BPBD Jembrana, ada 16 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir bandang di Pekutatan ini.
Banjir bandang yang merendam pemukiman bahkan menyebabkan sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan.
Banjir bandang ini mengundang empati Kapolres Jembrana AKBP Ni Kadek Citra Dewi Suparwati yang turun langsung ke lokasi terdampak dengan memberikan bantuan paket sembako.
“Kami merasa prihatin dan empati yang mendalam.



















































