jateng.jpnn.com, PEMALANG - Banjir bandang melanda sejumlah titik di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (24/1). Satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Bencana ini akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pemalang bagian selatan pada Jumat (23/1).
Sejumlah titik tersebut tersebar di Kecamatan Pulosari, Kecamatan Belik, Kecamatan Moga, Kecamatan Watukumpul dan Kecamatan Warungpring.
"Korban meninggal dunia satu orang warga Penakir, Kecamatan Pulosari," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin kepada JPNN.com, Jumat (23/1).
Selain banjir bandang, hujan deras yang disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik. Kayu gelondongan juga terbawa arus banjir.
Dampak bencana itu memaksa 380 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah daerah melalui BPBD telah membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
“Jumlah pengungsi saat ini tercatat 380 orang dan kami sudah membuka dapur umum,” ujar Agus.
Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menyampaikan bahwa di wilayah Kecamatan Belik, Watukumpul, dan Warungpring, sejumlah pohon tumbang sempat menutup akses jalan dan menimpa rumah warga.



















































