jpnn.com - BANDUNG - Banjir masih merendam beberapa wilayah di Kecmatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Banjir itu terjadi akibat luapan Sungai Citarum dan anak sungainya sejak Sabtu (11/4) malam, yang dipicu curah hujan deras.
Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi mengatakan jumlah warga terdampak banjir mencapai 6.877 Kepala Keluarga (KK) atau 19.408 jiwa yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Hingga kini masih merendam, tetapi ketinggiannya berkurang. Total terdampak ada 6.877 KK atau 19.408 jiwa di beberapa wilayah,” katanya di Bandung, Senin (13/4).
Dia menyebutkan bahwa wilayah terdampak parah mencakup tiga desa dan satu kelurahan, termasuk Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, dan Citeureup, yang masih tergenang.
“Wilayah terdampak meliputi tiga desa dan satu kelurahan, di antaranya Dayeuhkolot dan Citeureup,” ujarnya.
Sejumlah warga terdampak telah mengungsi di empat titik, yakni di pengungsian belakang Kantor Desa Dayeuhkolot dan dua lokasi di Desa Citeureup, masing-masing di Masjid An-Nur dan Masjid Al Ikhlas.
“Pengungsi tersebar di empat titik, terpusat di shelter (pengungsian) PMI kantor desa dan dua masjid di Citeureup,” kata Asep.






















































